Archive for the ‘Life Motivation’ Category

manfaatPernahkan kita merenungkan mengapa kita ada di dunia ini? Kesimpulan dari pemikiran para filsuf dan orang-orang bijak adalah kita ada di dunia ini untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi orang lain dan lingkungan. Seperti kata Albert Schweitzer, “Tujuan hidup seseorang adalah untuk melayani, dan menunjukkan belas kasihan dan keinginan untuk menolong orang lain dan lingkungan.” Good people bring out the good in others.

(more…)

Belajar Rendah Hati

Posted: December 18, 2014 in Life Motivation
Tags: , ,

padiSemakin hari, Allah perkenankan saya untuk bisa bertemu dengan berbagai orang yang dikarunai kemampuan di atas rata-rata. Mereka yang dititipkan oleh Allah berbagai talenta yang saya meyakini pasti ada campur tangan manusia lain yang menemani perjalanan untuk mencapai berbagai puncak dunia mereka masing-masing. Dari mereke saya bisa belajar banyak hal, bahwa bagaimana kita bersikap adalah pilihan yang harus disadari. Pada akhirnya melatih diri untuk memilki kesadaran diri agar hidup bisa menjadi lebih ikhlas, selaras, dan tentram serta sehat seutuhnya bukanlah sesuatu yang mudah. (more…)

Urusan Engkau dengan Tuhanmu

Posted: December 1, 2011 in Life Motivation

“Orang sering keterlaluan, tidak logis, dan hanya mementingkan diri sendiri

Bagaimanapun, maafkanlah.

Bila engkau baik hati, bisa saja orang lain menuduhmu punya pamrih

Bagaimanapun, berbaik hatilah. (more…)

antara betah, butuh, dan ……

(more…)

Surat Untuk Calon Anakku

Posted: February 6, 2011 in Life Motivation
Tags: , , , ,

Teruntuk calon anakku…..

Yang masih tinggal di antara tulang sulbi dan tulang dadaku

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bagaimana kabarmu, Nak? Semoga Ananda sehat wal afiat di alam sana.

Ayahanda sengaja menulis surat ini khusus untukmu.

Meski Ayahanda tahu, kau belum bisa membaca dan membalas surat ini (more…)

Banyak orang  tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya.Banyak orang cepat datang ke shaf shalat laiknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi.Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri.Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.

(more…)

 


Have you considered studying abroad, but are not sure whether it’s worth your time? If you ask anybody who has studied abroad, he or she will most certainly tell you that it is a life-changing experience and one of the most rewarding things he or she has ever done. Perhaps you’re not certain what benefits you can reap from an extended stay in a foreign country. Here are 10 very excellent reasons why you should take the plunge: (more…)

Jemput Aku Jika Waktunya Tiba

(more…)

Rahasia 700 tahun!!!

Posted: July 20, 2010 in Life Motivation
August 5 at 8:35pm Reply
Ada satu fenomena menarik:

— Pada 700 tahun yang pertama, tepatnya pada abad ke-7 negeri ini pernah jaya. Kita mengenalnya sebagai Sriwijaya.

— Dan 700 tahun pun berlalu. Pada 700 tahun yang kedua, tepatnya pada abad ke-14, negeri ini kembali jaya. Kita mengenalnya sebagai Majapahit.

— Dan 700 tahun pun berlalu. Sekarang, pada 700 tahun yang ketiga, tepatnya pada abad ke-21, semestinya negeri ini kembali jaya. Kita terlanjur mengenalnya sebagai Indonesia.

Sungguh, siklus jaya 700 tahun ini amat kami yakini. Itu pula yang spiritualis Ary Ginanjar yakini. Bahkan motivator Malaysia, Billi Lim, terang-terangan menegaskan kepada kami bahwa bintang Asia berikutnya adalah Indonesia. Bukan China! Bukan India! Bukan pula Malaysia –negerinya Billi Lim! Salah satu alasannya, krisis ekonomi yang tiada henti dan bencana alam yang silih berganti telah menempa stamina kita. Bagaimana menurut Anda?

Semangat Ramadhan! Semangat kemerdekaan!

www.ipphosantosa.com

Obat Sedih

Posted: July 20, 2010 in Life Motivation

Ceritaku ini gak akan jauh-jauh dari hal yang sudah biasa di bahas baik di training, acara achevment motivation, contemplation, atau semnas. Tak lain mengenai obat sedih. Siapa sih yang ngga pernah sedih. Semua orang bahkan sekelas dan semulia  Rasulullah aja pernah di kasih sedih ma Allah. Kenapa Allah harus ngasih kita perasaan sedih. Tak lain dan tak bukan adalah untuk mengingatkan kita bahwa kita ini makhluk Tuhan. Bahkan orang yang superior, sekaya, dan sepintar apapun pasti akan pernah mampir di suatu titik yang namanya kesedihan. Mungkin aja orang yang kaya raya itu kehilangan orang yang dicintainya, pokoknya yang gak bisa dibeli oleh harta gitu deh…Yah kembali ke topic semula…obat sedih..obat sedih itu sebenernya ada pada diri kita sendiri..yup, seperti latar belakang lambang kedokteran yaitu ular. Intermezzo aja, bisa alias racun yang ular keluarin ketika mematuk seseorang tu benernya penawarnya ada pada diri ular tersebut. Dari ular itu kita bisa belajar bagaimana menyembuhkan sesuatu lewat sesuatu. Nah, begitu pula manusia.  Dari situ kita bisa mengambil hikmah bahwa obat sedih itu hanya bisa kita peroleh dari dalam diri kita sendiri. Hiburan, baca Alquran, sholat tahajud, ketemu n ngobrol ma temen2, ketemu ma orang2 yang bisa ngasih inspirasi, semua itu hanya kendaraan alias fasilitas dalam diri kita buat  mindahin kita dari dimensi kesedihan ke dimensi kebahagiaan. Sampai sini paham nggak maksud aku. Kendaraan. Jadi ketika kita ada di jalan kesedihan, kita butuh yang namanya angkot, mobil, motor, sepeda, atau pesawat mungkin(yah kalo fasilitas buat mindahin kita dari jalan kesedihan ke jalan kebahagiaan tu mewah geto…mahal jaya alias lux, yah tiap orang punya cara masing-masing lah)…Nah esensi yang penting disini adalah bagaimana seseorang dilihat ma Allah alias Tuhan kita yang Maha Pengasih itu dalam mengendarai alias proses memindahkan diri kita dari jalan kesedihan ke jalan kebahagiaan. Bener banget tu kalo ada ceramah2 yang bilang, Allah tu ngga ngeliat hasil dari suatu yang kalian ikhtiarkan, Allah tu ngeliat prosesnya lagi (tentu saja dengan redaksional yang cantik dan dengan gaya ustadz or ustadzah =D)..Nah…ada yang pake kendaraan narkoba, ada yang pake kendaraan berupa deket ma orang-orang sholeh, ada yang pake ngaji n tahajud  ampe nangis-nangis, ada yang ke mall ngabisin duit sendiri(atau duit ortu), atau ada yang ke gunung or pantai. Intinya tiap orang punya cara alias kendaraannya masing-masing. Tapi satu hal yang perlu dipahamin disini, kendaraan itu gak akan berarti walopun semewah apapun kalo kita ngga membawa diri kita yang sebenarnya. Makanya ada yang bilang kalo dia tuh dah kemana-mana mencari kebahagiaan tapi ngga dapet-dapet, karena ya tadi itu, dia ngga membawa dirinya dalam kendaraan itu, dia Cuma nitipin mimpi2ny, visi misi hidupnya, motto hidupnya, atau rohnya aja, tapi jasad dirinya ngga ikut dalam kendaraan itu. So guys…aku Cuma pengen ngomong di sini bahwa…kamu ngga perlu jauh-jauh nyari kebahagiaan itu. Tinggal kamu menyadari kalau kamu sedih, terus kamu cari penyebab kesedihanmu, usir dia atau kamu yang memindahkan dirimu alias bertransformasi dari jalan kesedihan ke jalan kebahagiaan dengan kendaraan yang menurutku itu adalah kendaraan yang paling mulia yang bisa kamu persembahin ke Tuhan. Proses terbaik yang akan dapet ganjaran terbaik pula dari-Nya. Iman tu gak hanya ada di mulut tapi juga kudu dibuktiin. Hidup emang selalu dicoba olehNya…Dan kamu pasti bisa menghadapinya karena masalah yang dihadapain oleh dirimu itu sudah pernah dicoba or diberi ke jutaan manusia lain selama berabad-abad dan mereka bisa menghadapinya. Jadi ngga ada alasan buatmu buat ngga bisa ngadepinnya. SEMANGGI!!!(Semangat Tinggi)

=something good doesn’t have to be difficult=