Author Archive

Hari itu, 31 Oktober 2016 merupakan salah satu dari sekian banyak hari bersejarah dalam hidup saya. Pagi itu saya membulatkan tekad untuk melakukan tes kehamilan dengan menggunakan alat tes sederhana (test pack). Perlu diketahui bahwa saya dan suami memang tidak memiliki target kapan memiliki momongan karena memang itu hak prerogratif Allah. Saya sendiri sudah membeli test pack secara online dalam jumlah yang cukup banyak. Selain berhemat secara waktu dan uang, saya sendiri sadar karena pertemuan yang hanya 2 minggu sekali dengan suami, saya tidak bisa berspekulasi akan segera dikaruniai momongan. Namun ternyata apa yang saya sangka meleset. Alhamdulillah saya hamil (hanya dengan 2x menggunakan test pack yang sudah saya beli.). Saat itu tidak pernah terbayangkan bahwa 2/3 perjalanan kehamilan saya akan ditempuh di benua Amerika.
Selang sebulan kemudian setelah hari bersejarah tersebut, Allah karuniakan rahmat lain. Malam itu adalah malam yang akan mengubah arah kompas perjalanan kehidupan saya setidaknya dalam 4-5 tahun ke depan. Malam itu saya tertidur di ruang tamu. Tetangga saya tiba-tiba mengetok pintu rumah. Saya terkejut karena saat itu jam dinding sudah menunjukkan kurang lebih pukul 11an malam. Beliau membangunkan saya karena kran depan rumah di parkiran mobil jebol. Akhirnya saya harus menutup aliran air kran dari pusatnya yang juga “satu rumah” dengan alat pengukur pemakaian air PDAM. Setelah saya menutup aliran air kran dan kembali masuk ke rumah, saya kembali merebahkan badan. Seperti ritual sebelum tidur di malam-malam sebelumnya, selain berdoa saya pun membaca pesan dari telepon genggam yang biasa saya taruh di dekat bantal. Sebuah surat elektronik datang dari kampus Indiana University Bloomington. Tangan saya tentu saja sedikit gemetar. Akhirnya dengan membaca bismillah saya buka e-mail tersebut. Di dalamanya diselipkan surat penerimaan saya sebagai mahasiswa di sana untuk musim semi tahun depan (spring 2017). Tak pernah terbayangkan bahwa saya akan diterima dalam kondisi sedang hamil. Antara kebahagiaan dan kebingungan tersebut membawa saya pada sebuah loncatan titik bersejarah kehidupan lain.

Sudah lama saya tidak menulis di blog. Bukan berarti tidak ingin, tapi lebih kepada kapasitas diri dalam membagi waktu rupanya masih belum maksimal. Hamil dan kuliah yang cukup padat terutama di bulan terakhir menjelang persalinan cukup menguras energi dan waktu. Namun, saya menyadari sepenuhnya bahwa mendokumentasikan peristiwa bersejarah ini adalah keharusan. Baik untuk saya maupun untuk buah hati kelak ketika ia sudah mampu membaca, meresapi, dan memaknai goresan sederhana bundanya.
Refleksi bagi saya ada sebuah poin penting dalam hidup. Ibarat titik dalam kehidupan, sesaat penting untuk menengok apa yang telah dilalui untuk mengambil hikmah yang selebihmya semoga dapat menjadi bagian dari manfaat untuk orang yang juga membaca blog sederhana ini. Saat berhenti di satu titik kehidupan dan melakukan refleksi, harapannya dapat menghirup energi baru untuk melanjutkan perjalanan ke titik berikutnya. Kita harus meyakini bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini kecuali Allah. Maka refleksi dapat menghindarkan kita dari singgah di ketidaksempurnaan yang sama. Adapun orang lain bisa jadi juga terhindar dari melakukan ketidaksempurnaan yang kita lakukan jika peristiwa yang sama menyapa. Ada baiknya memang belajar dari orang lain daripada harus mengalami. Pun, meski pasti selalu ada hikmah dan jalan terbaik dari setiap peristiwa.
Pengantar yang panjang di atas akan mengawali tulisan dengan judul yang sama. Namun akan ada dibagi dalam beberapa artikel.
Perjalanan kehamilan dan persalinan saya di Amerika Serikat sebagai pendatang sekaligus mahasiswa S3 mungkin bukan sesuatu yang pertama di dunia. Tapi saya berharap semoga tulisan ini dapat menjadi penguat dan bahan bakar kebaikan untuk kawan-kawan, khususnya kawan-kawan wanita yang akan melanjutkan studi lanjut di luar negeri dalam keadaan hamil. Terlebih lagi dengan ketidakhadiran suami yang bisa menemani dan membantu pekerjaan rumah utamanya. Menjadi tantangan fisik tersendiri dalam melaksanakan beberapa pekerjaan rumah saat kondisi kandungan memasuki trimester ketiga. Dalam kasus saya, suami juga sedang studi di salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia sehingga saya harus berjuang sendiri sementara disini.

Terdapat beberapa alasan mengapa kita memiliki preferensi tertentu di suatu musim, misalnya kita cenderung mengkonsumsi aneka salad segar di musim semi, aneka buah-buahan dan sumber karbohidrat di musim panas, dan makanan yang hangat dan ringan di musim gugur dan musim dingin. Selain karena manfaat dari mengkonsumsi makanan tersebut yang sesuai dengan kebutuhan tubuh pada musim tertentu, Allah SWT lah yang sudah menyesuaikan antara apa yang tersedia dengan apa yang dibutuhkan. (more…)

47b96-the-importance-of-vitamin-dSalah satu zat gizi yang penting bagi tubuh adalah vitamin D. Fungsi khusus dari vitamin D di tubuh adalah untuk kesehatan tulang dan fungsi sistem kekebalan atau proteksi tubuh dari kanker. Seperti yang diketahui secara umum bahwa salah satu metode yang digunakan tubuh untuk bisa mengolah vitamin D yang telah dikonsumsi adalah dengan adanya pancaran sinar matahari ke tubuh. Di musim dingin, tubuh kita tidak setiap hari terpapar oleh sinar matahari. Akibatnya 42% populasi orang dewasa di Amerika Serikat mengalami penurunan tingkat vitamin D sehingga menyebabkan berbagai masalah kesehatan antara lain, kelemahan pada otot, penurunan kepadatan tulang, dan peningkatan resiko fraktur atau kerapuhan pada tulang. Pada anak-anak, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan penyakit rickets, yaitu tulang menjadi lunak. Selain itu, beberapa studi menunjukkan keterkaitan antara kekurangan vitamin D dengan beberapa penyakit, yaitu kanker, diabetes mellitus atau kencing manis, hipertensi atau tekanan darah tinggi, multiple sclerosis (kerusakan pada selubung sel saraf otak dan sumsum tulang belakang), dan gangguang tiroid.

(more…)

Mumpung kita masih berada di tahun 2016, tidak ada salahnya untuk mewujudkan target untuk hidup lebih sehat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mewujudkan hidup lebih sehat di tahun 2016.

1. Sarapan setiap pagi

“Eat Breakfast Like a King, Lunch Like a Prince, and Dinner Like a Pauper”

Awali hari dengan mengkonsumsi sarapan yang mencakup protein, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran. Beberapa makanan yang bias dicoba antara lain burrito dengan orak-arik telur, keju rendah lemak, salsa dan tortilla gandum atau parfait dengan yogurt rendah lemak, buah dan sereal gandum. (more…)

 Screen Shot 2016-06-12 at 11.47.33 PM.pngJangan berbuka puasa seperti pesta karena dapat menambah berat badan bukannya kehilangan berat badan. Jika Anda tidak berhati-hati, makanan yang dimakan selama sahur dan berbuka dapat menyebabkan beberapa penambahan berat badan.Dr. Razeen Mahroof, ahli anestesi dari Oxford, mengatakan berpuasa selama jam non-puasa bisa menjadikan badan tidak sehat. Dr. Mahroof merekomendasikan puasa dengan disiplin dapat menjadi kesempatan untuk menurunkan berat badan dengan lebih sehat. “Pesan yang mendasari di balik Ramadhan adalah disiplin diri dan pengendalian diri,” katanya dan “ini seharusnya tidak berhenti pada saat bulan puasa berakhir.” (more…)

winter kidsKetika suhu mulai turun dan siang hari lebih pendek, tingkat energi dapat menjadi lebih besar, begitu juga dengan suasana hati yang mudah terpengaruh oleh suasana dingin dan kurangnya sinar matahari. Anak menjadi kurang bergerak aktif saat musim dingin, sehingga penting untuk fokus pada gizi yang cukup dan tepat. Saat ini belum dilakukan penelitian yang banyak terkait dengan anak-anak yang mengalami Seasonal Affective Disorder (SAD). SAD merupakan jenis depresi dengan pola musiman, seperti orang dewasa. Perubahan suasana hati, energi, fokus, nafsu makan dan tidur adalah beberapa tanda-tanda umum dari SAD. Makanan ini akan membantu anak-anak tetap sehat dan bahagia di musim dingin.

(more…)

Everything you eat and drink matters.
The right mix can help you be healthier now and into the future.
Find your healthy eating style & maintain it for a lifetime.
Start with small changes to make healthier choices you can enjoy.

‪#‎HealthyLiving‬ ‪#‎USDA‬ ‪#‎NationalNutritionMonth‬ ‪#‎MyPlate‬

Screen Shot 2016-03-02 at 10.07.52 AM.png

Islamic Center

Islamic Center

“Dimanapun kita berada, selama Allah bersama kita, dan kita berjalan di jalan Allah, pasti akan ada selalu jalan untuk terus dalam kebaikan.” Itulah yang terpatri dalam benakku, saat pertama kali memperoleh Letter of Acceptance di Saint Louis University. Perlu diketahui, SLU adalah kampus katolik kedua terbesar di Amerika Serikat setelah Cornell University (Jesuit University). Namun ternyata, siapa sangka, di dalam kampusnya berdiri Islamic Center (3843 West Pine Boulevard) termasuk di dalamnya  terrdapat masjid Billal, APPNA Clinic for health care, dan sekolah islam (dulu sebelum dipindah ke masjid Darussalam, West County).

(more…)

flavorKawan-kawan blogger…Buat yang ingin belajar masak ataupun sudah pandai memasak…Sekali-kali Ummu mau posting yang beda dari biasanya nih..Tapi tetep ya ngga jauh-jauh dari dunia belajar dan menebar manfaat. Kali ini belajar di dapur sob.Ini penting banget sob, untuk mempertahankan kehidupan dan #HidupSehat hehehe…Selain itu, dengan membuat bumbu dasar inti A, B, C, D maka pekerjaan memasak membutuhkan waktu yang lebih singkat dan praktis.Dengan demikian, waktu akan bisa dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan positif lainnya. Jadi saat kita ingin memasak tidak perlu membuat bumbu dari awal lagi, cukup ambil beberapa sendok bumbu inti (sesuai yang diinginkan mau masak apa), tinggal tambahkan lagi bumbu kering/cair seperti santan, daun jeruk, sereh, daun salam, lengkuas (sesuai dengan jenis masakannya) dan tentunya menambahkan sedikit garam/gula putih disetiap masakan. (more…)