Archive for August 6, 2017

Hari itu, 31 Oktober 2016 merupakan salah satu dari sekian banyak hari bersejarah dalam hidup saya. Pagi itu saya membulatkan tekad untuk melakukan tes kehamilan dengan menggunakan alat tes sederhana (test pack). Perlu diketahui bahwa saya dan suami memang tidak memiliki target kapan memiliki momongan karena memang itu hak prerogratif Allah. Saya sendiri sudah membeli test pack secara online dalam jumlah yang cukup banyak. Selain berhemat secara waktu dan uang, saya sendiri sadar karena pertemuan yang hanya 2 minggu sekali dengan suami, saya tidak bisa berspekulasi akan segera dikaruniai momongan. Namun ternyata apa yang saya sangka meleset. Alhamdulillah saya hamil (hanya dengan 2x menggunakan test pack yang sudah saya beli.). Saat itu tidak pernah terbayangkan bahwa 2/3 perjalanan kehamilan saya akan ditempuh di benua Amerika.
Selang sebulan kemudian setelah hari bersejarah tersebut, Allah karuniakan rahmat lain. Malam itu adalah malam yang akan mengubah arah kompas perjalanan kehidupan saya setidaknya dalam 4-5 tahun ke depan. Malam itu saya tertidur di ruang tamu. Tetangga saya tiba-tiba mengetok pintu rumah. Saya terkejut karena saat itu jam dinding sudah menunjukkan kurang lebih pukul 11an malam. Beliau membangunkan saya karena kran depan rumah di parkiran mobil jebol. Akhirnya saya harus menutup aliran air kran dari pusatnya yang juga “satu rumah” dengan alat pengukur pemakaian air PDAM. Setelah saya menutup aliran air kran dan kembali masuk ke rumah, saya kembali merebahkan badan. Seperti ritual sebelum tidur di malam-malam sebelumnya, selain berdoa saya pun membaca pesan dari telepon genggam yang biasa saya taruh di dekat bantal. Sebuah surat elektronik datang dari kampus Indiana University Bloomington. Tangan saya tentu saja sedikit gemetar. Akhirnya dengan membaca bismillah saya buka e-mail tersebut. Di dalamanya diselipkan surat penerimaan saya sebagai mahasiswa di sana untuk musim semi tahun depan (spring 2017). Tak pernah terbayangkan bahwa saya akan diterima dalam kondisi sedang hamil. Antara kebahagiaan dan kebingungan tersebut membawa saya pada sebuah loncatan titik bersejarah kehidupan lain.

Advertisements