Makanan Terbaik Untuk Anak Selama Musim Dingin

Posted: March 30, 2016 in Nutrition and Health, Uncategorized

winter kidsKetika suhu mulai turun dan siang hari lebih pendek, tingkat energi dapat menjadi lebih besar, begitu juga dengan suasana hati yang mudah terpengaruh oleh suasana dingin dan kurangnya sinar matahari. Anak menjadi kurang bergerak aktif saat musim dingin, sehingga penting untuk fokus pada gizi yang cukup dan tepat. Saat ini belum dilakukan penelitian yang banyak terkait dengan anak-anak yang mengalami Seasonal Affective Disorder (SAD). SAD merupakan jenis depresi dengan pola musiman, seperti orang dewasa. Perubahan suasana hati, energi, fokus, nafsu makan dan tidur adalah beberapa tanda-tanda umum dari SAD. Makanan ini akan membantu anak-anak tetap sehat dan bahagia di musim dingin.

 

Ikan salmon

salmon.jpegTriptofan dalam ikan salmon dan protein hewani lainnya adalah prekursor serotonin, suatu neurotransmitter yang terkait dengan pengaturan suasana hati. Salmon juga mengandungasam lemak omega-3 , yang telah ditunjukkan dalam beberapa studi membantu mengelola depresi. Beberapa cara yang bisa membantu konsumsi salmon, yaitu dengan salmon panggang (broiled or grilled) menggunakan bumbu atau saus yang mereka cintai pada makanan lain atau memotong ikan kecil-kecil ikan dan membuat kebab dengan sayuran.

Clementine

clementine-orangesClementine adalah jeruk musim dingin manis yang mengandung tinggi vitamin C dan serat. Clementine juga mengandung kalsium, magnesium, fosfor dan kalium yang bermanfaat untuk menguatkan fungsi tulang. Anak-anak biasanya menyukai clementine tanpa biji dan mudah dikupas sehingga menyenangkan untuk dimakan. Clementine juga bisa dijadikan alternative lunchboxes sekolah atau makanan ringan. Bagian dalam clementine dapat dicampur dalam salad untuk membuat salad lebih berwarna sehingga lebih menarik.

 

Squash

sqMusim dingin ditemani labu yang kaya akan vitamin A dan karotenoid telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan jantung dan kekebalan, juga membantu menjaga kulit tetap sehat. Squash juga merupakan sumber serat yang baik, yang membantu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil.

Lisa Brown, MS, RDN, CDN, seorang ahli gizi di New York City, mendorong orang tua untuk membuat makanan dari labu di musim dingin. “Kebanyakan varietas labu musim dingin secara alami manis, dan hampir semua anak menyukai rasa manis.” Cobalah memanggang butternut squash dengan kayu manis dan sirup maple. Selain itu, squash dapat dicampur dengan spaghetti sebagai campuran di saus pasta favorit anak.

 

Ubi jalar

ubiSelain sumber serat, ubi jalar juga mengandng vitamin A dan kalium. Iris tipis “koin” dan aduk dengan canola atau minyak zaitun sebelum memanggang. Sweet potatoes pure juga dapat digunakan dalam campuran makanan seperti makaroni keju, oatmeal, dan brownies. Ahli gizi anak Laura Gibofsky, MS, RD, CDN, menyarankan kentang manis panggang sebagai alternatif untuk kentang goreng. Ajak anak-anak dalam membantu mengupas sehingga mereka terlibat dalam memasak dan juga meningkatkan aktifitas fisik anak.

 

Bunga Kol

Serat_Kembang_Kol_Sehatkan_Pencernaan

cauliflower

Anggota dari keluarga sayuran ini memiliki zat fitokimia yang tinggi dan berpotensi untuk membantu mencegah kanker dan peradangan. Kembang kol sendiri dengan mudah menyatu dengan rasa lain saat dimasak. Bunga kol kaya vitamin A, C dan K, serta banyak mengandung vitamin B. Selain itu, meski dalam jumlah yang kecil kembang kol mengandung protein (1,1 gram per porsi) juga kalium, magnesium dan mangan yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Bunga kol juga mengandung serat yang menjaga tingkat kestabilan energi dan menjaga fungi pencernaan agar tetap baik.

Kembang kol lezat jika dipanggang. Jika anak menolak untuk makan sayuran, cobalah untuk memiliki beberapa ide-ide kreatif. Cobalah membuat “nasi” kembang kol dengan food processor dan juga bisa dengan menambahkannya ke tumisan.
Kembang kol bisa juga sebagai bahan tambahan di pancake. Campurkan adonan pancake dengan kembang kol yang telah dimasak di food processor selama 45 menit ke dalam microwave.

 

Semoga bermanfaat! =)

 

Saint Louis, 30 Maret 2016

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s