Sholat di Hijr Ismail #35

Posted: March 16, 2014 in Perjalanan Haji 2011
Tags: , , ,

al-hijr-ismail-8Hari ini saya berencana untuk thawaf sendiri lagi.Seperti yang sudah saya ceritakan dalam artikel sebelumnya, bahwa setiap thawaf yang dilakukan sendiri selalu menghadirkan cerita unik. Hari ini pun demikian. Saya mencoba untuk berangkat menuju Ka’bah melalui basement. Alhasil saya kesasar dan malah keluar dari Masjidil Haram.  Akhirnya saya masuk melalui pintu yang biasa saya lalui dan memulai thawaf hari itu. Terkadang jika mulai terjebak diantara jama’ah berkulit hitam saya mencoba untuk mengurangi kecepatan langkah atau sebaliknya lebih cepat.  Mereka memang terbiasa untuk berjalan secara bergerombol dan saya cukup trauma dengan kejadian di dekat Hajar Aswad. Allah mendengar saya….

Setelah putaran ketujuh saya tidak menghentikan langkah namun saya juga tidak mengucapkan “bismillahiallohuakbar”, ucapa yang harus diucapkan saat memulai tiap putaran thowaf. Saya berniat untuk sholat di Hijr Ismail. Sambil mencoba untuk semakin mendekati Ka’bah saya berdoa “Ya Allah, izinkan hamba sholat di Hijr Ismail” berkali-kali. Hijr Ismail adalah salah satu tempat yang mustajabah untuk berdoa. Ukuran Hijr Ismail tidak besar hanya bisa memuat sekitar 20-25 orang. Letaknya dekat dengan Ka’bah.

Setelah dekat dengan Hijr Ismail, ternyata masuknya harus antri dan tetap berdesak-desakan. Namun, tidak seganas ketika di Hajar Aswad. Setelah berdesak-desakan masuk, akhirnya saya bisa memperoleh posisi enak untuk mengantri. Finally, saya bisa masuk ke Hijr Ismail dan sholat. Saat awal-awal sholat saya sempat bingung, beberapa wanita berkulit hitam mengelilingi saya namun mereka menghadap ke ka’bah. Beberapa saat kemudian mereka melingkari saya sehingga saya bisa sholat dan setelah salam bisa berdoa dengan khusyuk beberapa saat. Ya, mereka melingkari saya untuk menjaga agar saya tidak terinjak-injak saat sujud. Subhanallah…Saya membaca doa di kertas yang saya tulis sebagai hajat-hajat baik yang ingin saya capai dan juga doa untuk orang-orang tercinta juga untuk keturunan-keturunan saya kelak. Mereka masih melingkari saya sampai saya selesai meminta semua yang saya tulis di selembar kertas tersebut.

Air mata saya menetes….Hati saya sungguh tersentuh…Mereka tidak hanya mengelilingi saya saat sholat dan berdoa, tapi memberikan jalan pada saya untuk keluar dari Hijr Ismail hingga selamat. saya berterima kasih kepada merek karena mereka mem-border selama di Hijr Ismail.

Saya merasa malu pada Allah. Dia benar-benar maha mendengar, bahkan apa yang tak terucap sekalipun. Dia mendengar apa yang terbesit di batin. Mereka, orang-orang berkulit hitam yang biasa saya hindari di thowaf karena  ketakutkan saya dengan segerombolan mereka yang mungkin bisa mendorong atau menjepit, justru sebaliknya membantu saya untuk bisa sholat dan berdoa’a di Hijr Ismail. Ukhuwah islamiyah, persaudaraan sesama muslim, menyatukan segala prasangka dan perbedaan. Terima kasih Allah.. Atas tarbiyahMu hari ini… Hari ini saya belajar lagi oleh sapaan hikmahMu…

Mekkah, 21 November 2011

Photo credit :

1.http://aswjmedia.com.au/al-hijr-high-quality-photos-and- information/

2. http://nurza-tanjung.blogspot.com/

3. http://www.flickr.com/photos/29070131@N02/4958214715/?rb=1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s