Barang-barang Pribadi Selama di Tanah Suci #30

Posted: February 22, 2014 in Perjalanan Haji 2011
Tags: ,

CIMG1065Setiap jama’ah yang akan berangkat menunaikan ibadah haji seyogyanya menyadari bahwa saat di tanah suci, sebisa mungkin untuk fokus dan tidak terganggu oleh hal-hal yang bersifat teknis. Oleh karena itu, perlu memikirkan barang-barang yang dibutuhkan saat akan  berangkat. Barang-barang yang sekiranya sangat penting sehingga tidak perlu membuang energi untuk mencari barang tersebut di tanah suci. 

Berikut beberapa barang bawaan yang saat itu saya bawa, setiap orang punya barang-barang pribadi yang secara khusus dibawa. Selama tidak memberatkan silahkan untuk dibawa.

1. Sprei kecil ukuran single +sarung bantal (disana tidak disediakan guling jadi tidak perlu membawa sarung guling).

2. Tikar kecil atau perlak. Ini akan digunakan di Arafah, mabit di muzdalifah, dan Mina.

3. Jepit jemuran dan peniti. Untuk menjemur baju tidak cukup hanya jepit. Angin yang cukup kencang membuat pakaian dan sebagainya hanrus dijepit dengan peniti di beberapa sisi.

4. Gantungan baju. Untuk menghemat space saat menjemur baju, baju-baju yang bisa digantung, dijemur dengan cara digantung menggunakan hanger.

5,Tali plastik sepanjang 10 meter. Digunakan untuk menjemur pakaian.

6. Piring plastik, sendok makan, sendok teh, dan gelas/mug. Alat-alat makan tersebut digunakan untuk makan saat di Kota Mekkah. Di Kota Madinah, makanan sudah disediakan sehingga hanya membutuhkan gelas/mug. Beberapa orang yang membawa pisau bisa lolos saat pemeriksaan tas di bandara. Di taruh di tas besar disisipkan diantara baju-baju.

7. Senter kecil untuk mencari batu-batu saat mabit di Muzdalifah.

8. Jarum, kancing, benang untuk menjahit pakaian yang mungkin robek saat thawaf.

9. Karet gelang dan platik gula kiloan yang digunakan untuk membawa air zam-zam. Cukup membawa 20 buah.

10.Tas kresek dan atau tas plastik.  Untuk menaruh baju-baju kotor sebelum di cuci. Di sekitar maktab banyak tersedia laundry. Tapi karena saya tidak terlalu sreg kalau baju saya harus dicuci orang lain (yang saya khawatirkan pakaian saya dicampur dengan pakaian lain saat di mesin cuci), maka saya memilih mencuci pakaian saya dan pakaian mama dengan tangan saya sendiri.

11. Kalender kecil atau agenda untuk mencatat aktivitas yang akan dilaksanakan.

12. Alat tulis untuk mengisi form dan menulis agenda kegiatan.

13. Spidol besar atau marker untuk menandai barang-barang milik pribadi.

14. Kamera digital dan chargernya untuk mengabadikan kegiatan-kegiatan dan panorama selama di tanah suci.

15. Obat-obatan ringan seperti obat batuk, obat pilek, obat pusing, obat anti mual dan mabuk, dan multivitamin. Seluruh obat-obatan yang dibawa harus dicatat di buku kesehatan.

16. Payung 1 buah.

17. Buku doa yang bisa dimasukkan ke dalam saku atau yang memiliki tali.

18. Tissue gulung untuk ke toilet dan tissue basah.  sebanyak 3 pack.

19. Selotape/lakban besar sebanyak 1 buah.

20. Gunting kuku dan gunting, jangan lupa dibungkus dengan baju untuk menghindari sensor logamsaat di bandara.

21. Serbet makan besar sebanyak 2 buah.

22. Pemanas air (heater) sebanyak satu buah untuk membuat teh,kopi, mie instan.

23. Peralatan mandi (handuk ukuran sedang, sabun cair, pasta gigi, sikat gigi, shampo dan obat kumur). Ukuran handuk tiak perlu besar karena saat ARMINA tas yang dibawa hanya tas kecil sehingga agar muat dengan pakaian lain, ukuran handuk tidak perlu besar. Antrian di kamar mandi yang panjang membuat kita perlu membawa obat kumur atau mouthwash sehingga kebersihan mulut tetap terjaga.

24. Stop kontak yang kaki 3 sebanyak 1 buah.  Berbeda dengan stop kontak di Indonesia yang berlubang 2, sebagian besar alat-alat listrik di Arab Saudi berkaki 3, sehingga stop kontak yang diperlukan harus berkaki 3.

25. Sabun cuci ukuran kecil (sachet) untuk mencucui baju, 1 Kg cukup untuk 1 bulan untuk 1 orang atau sekitar 20 bungkus.

26. Kopi, teh celup, gula dan susu sesuai dengan kebutuhan.

27. Tas cangklong/ handbag. Tas pinggang tidak cukup untuk membawa seluruh perlengkapan ibadah saat ke masjid. Minimal saya harus membawa bawahan mukena (untuk tasan biasanya saya pakai agar tidak memberatkan tas), sajadah, Al-Quran/mushaf terjemahan, botol minum, handphone, kamera digital, dompet dan tissue.

28. Kaca mata hitam/sunglasses.  Mama saya biasa memakainya untuk menghindari silau yang dapat menyebabkan kepala pusing, sedangkan saya tidak membutuhkan karena saya sudah memakai kaca mata dan lensa saya sudah dilengkapi dengan sunscreen.

29. Gembok dan kunci. Untuk menghindari kehilangan kunci saya sarankan untuk membeli gembok yang memakai kode nomor sebagai kunci atau gembok TSI. Memang harganya agak mahal, namun gembok TSI adalah gembok standar internasional. Bawa 2 buah untuk tas besar dan tas kecil, bisa ditambah satu untuk cadangan.

30. Foto berwarna 3×4 minimal 2 buah.

31, Fotocopy BPIH (Bukti Pembayaran Ibadah Haji) 2 buah. Biasanya dicek saat di bandara.

32. Jaket 1 buah karena  cuaca yang extrem saat malam hari dan juga di pesawat (9 jam lho di pesawat, nanti disediakanselimut juga oleh pramugari).

Khusus Ikhwan (Laki-laki) :

1. Celana panjang (minimal 2)

2. Celana pendek (minimal 2)

3. Baju taqwa/koko (minimal 3)

4. Sarung (cukup 2 buah)

5. Pakaian dalam (minimal 4)

6. Kaos dalam yang pakai lengan dan ada kantong di bagian dada yang beresleting (minimal 4).

7. Sepatu yang nyaman untuk thawaf (1 pasang)

8. Sandal /sandal jepit (1 pasang)

Khusus Akhwat (wanita) :

1. Gamis (untuk meghindari kerepotan membawa rok dan blouse, gamis lebih disarankan, minimal bawa 4 maksimal bawa 6 )

2. Daster/baju tidur (2 buah)

3. Mukena (2 buah, biasanya setelah thawaf, mukena basah oleh keringat sehingga kita perlu membawa 2 sebagai cadangan).

4. Pakaian dalam, kaos kaki, dan kaos dalam (yang ada kantong dengan resleting) minimal 4 buah.

5. Sarung tangan (2 pasang)

6. Sandal/sandal jepit (1 buah)

7. Sepatu yang nyaman untuk thawaf (1 buah).

8. Pembalut secukupnya.

9. Pelembap / sunblock (1 buah).

Demikian beberapa catatan barang bawaan saya selama di tanah suci. Beberapa barang bawaan tambahan seperti magic com (untuk masak) dan beras (40 hari cukup membawa 3 Kg/orang) biasanya sesuai dengan kesepakatan dengan romobongan dan regu. Jangan lupa memberi tanda khus dari tas Anda agar bisa mengkontrol tas tersebut. Saya mengikatkan pita pink di bagian pegangan tangan. Beberpa tas bisa saja terlempar ke hotel lain. Jika kita punya sesuatu yang khas akan memudahkan pihak Depag atau KBIH untuk mencari tas. Seain itu, kontrol berat tas, kalau lebih dari kuota harus membayar sekian rupiah/saudi riyal. Semoga bermanfaat. =)

CIMG2035

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s