Indonesia Tetap di Hati #28

Posted: February 20, 2014 in Perjalanan Haji 2011
Tags: , , ,


CIMG2018Hari ini saya duduk satu shaf (barisan) dengan 2 jamaah dari Singapura separuh baya yang berumur sekitar 40 – 50 tahun.  Bisa berbahasa Indonesia dengan lancar. Salah seorang dari ibu tersebut adalah warga negara berdarah  Indonesia (salah satu dari orang tua beliau  berasal dari Semarang ) dan Malaysia. yang saat ini menetap di Singapura, sedangkan ibu yang satu lagi memiliki darah Yogyakarta. Beliau memilih kewarganegaraan Singapura karena menghindari perebutan kewarganegaraan antara kedua orang tuanya yang berasal dari dua negara berbeda (Indonesia dan Malaysia). 

Di Singapura, keduanya tinggal di kompleks perumahan muslim.  Tiap beberapa blok di perumahan tersebut terdapat masjid. Tetapi saat adzan tiba, suara adzan hanya boleh dikumandangkan di dalam masjid. Istilahnya tidak boleh memakai speaker luar, hanya memakai speaker dalam. Oleh karena itu, beliau mengatakan beruntunglah kita yang tinggal di Indonesia bisa mendengar adzan yang merupakan tanda panggilan sholat 5x sehari.  Warga muslim Singapura mengetahui tibanya waktu sholat melalui siaran adzan di radio. Dalam hati aku berdecak kagum, luar biasa. Orang yang mampu ber-islam dengan baik meski di tempat yang tidak kondusif untuk beribadah secara kaffah (totalitas) memiliki tempat tersendiri dalam sebuah level keimanan dan ketaqwaan. Yah, ketangguhan seseorang hanya dapat diukur ketika ia mampu menjawab ujian demi ujian yang disodorkan baik dalam keadaan puncak keimanan maupun saat futur. Istiqomah dalam agama islam adalah harga mahal untuk kaum muslim yang tinggal di negara dengan jumlah kaum muslim yang minoritas dan diliputi oleh pluralis. Tidak hanya dalam konteks ibadah wajib, menemukan makanan halal juga merupakan tantangan tersendiri bagi umat muslim di Singapura.  Bagaimana mereka mensiasatinya? Masak sendiri di rumah adalah kuncinya, hehehe =D

CIMG1901Jama’ah  haji dari Singapura tersebut tinggal di maktab yang berjarak hanya 400 m dari Masjidil Haram. Biaya yang dikeluarkan pun jauh dibandingkan biaya yang harus dikeluarkan oleh jamaa’ah haji indonesia dengan ONH (Ongkos Naik Haji) yang kelas ekonomi seperti saya. Biaya yang harus dibayar adalah 1000 dollar Singapura, atau sekitar Rp 66 juta. Kalau di Indonesia dengan harga demikian sudah bisa memperoleh kursi ONH Plus. Walaupun terkadang ONH Plus dari Indonesia dengan harga 1000 USS belum tentu memperoleh maktab sedekat itu. ONH plus di Indonesia saat tahun saya ada 3 kelas, tentu saja yang termahal adalah kelas VVIP yang mencapai  IDR 100 juta dan bermaktab di hotel bintang 5, persis letaknya berhadapan dengan Masjidil Haram.  Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk kaya dengan harta yang barokah. Siapa yang tidak mau sholat 5 waktu dan tahajud hanya dengan 10 langkah ke Masjidil Haram? Semoga kelak kita bisa menghadiahkannya pada orang tua kita. Amin. =)

Pada akhirnya, tinggal di Indonesia adalah suatu berkah yang luar biasa dengan jumlah umatnya yang terbesar di dunia. Tidak hanya berdampak pada kondusifnya keadaan beribadah namun juga dalam menjalankan sunat yang merupakan peletakan nilai-nilai islam dalam kegiatan sehari-hari. Yah, Indonesia tetap di hati, sebaik-baik hujan emas di negeri orang, hujan batu negeri sendiri tetap yang terasa membahagiakan di hati. Beribadah dengan kondusif adalah harga mahal untuk seorang muslim. Terima kasih ya Allah atas pertemuan hari ini dengan kedua orang tersebut.

By the way, waktu itu saya tidak sempat berfoto dengan keduanya. Semoga gambar di bawah ini mewakili, meski tas di sebalah saya bukan bergambar bendera Singapura. Harapan saya disini, meski dengan nasionalisme masing-masing, tetaplah hidup berdampingan dengan rukun dan saling simbiosis mutualisme. Siapa tau kelak kita kembali bersatu seperti zaman dimana Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit berjaya. =)

CIMG1586

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s