Umroh Kedua #26

Posted: February 14, 2014 in Perjalanan Haji 2011
Tags: , , ,

CIMG1788Pagi in, jama’ah KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) kami berangkat melaksanakan ibdah umroh yang kedua. Ibadah umroh yang pertama adalah umroh wajib. Umroh yang kedua dan seterusnya adalah umroh sunat. Setelah umroh wajib dilakukan, umroh sunat dapat dihadiahkan untuk orang terdekat, Biasanya dihadiahkan untuk orang tua yang sudah meninggal, saudara kandung,  eyang kakung atau eyang putri, dst. Satu hal yang perlu dicatat, pahala umroh sunat hanya bisa  dihadiahkan kepada orang yang sudah meninggal.

CIMG1791Kalau umroh pertama, niat dilakukan di miqot Masjid Bir Ali. Sementara untuk umroh sunat kali ini, kami membaca niat umroh di miqot lain, yaitu Masjid Tameen (baca: tam in). Kami berangkat pukul 3.00 pagi/dini hari menggunakan bus umum. Bus tersebut bisa diperoleh dengan cukup mudah di jalan raya.  Rombongan jama’ah kami sampai di Masjid Tameen pukul 3.30 dan ternyata sudah ramai sekali saudara-saudara.. =D Setelah sampai, kami melakukan sholat sunat tahiyatul masjid dan sholat sunat ihrom, msaing-masing 2 rakaat, Setelah itu, kami menuju bus kembali menuju Masjidil Haram. Biaya yang dibutuhkan untuk menuju Masjid Taneem dan Masjidil Haram cukup terjangkau, yaitu 6 SR ( Rp 15.000).

CIMG1798Sesampainya kami di Masjidil Haram, kami harus jalan kaki karena sudah tidak boleh ada kendaraan umum masuk ke Masjidil Haram kecuali bus khusus berwarna putih yang merupakan angkutan khusus jamaah haji dari maktab. Ternyata, ketika mencapai Masjidil Haram sudah mendekati waktu sholat shubuh. Akhirnya kami sholat shubuh berjamaah di Masjidil Haram dan saat itu kami sudah tidak bisa masuk ke dalam  masjid. Akhirnya kami sholat di pelataran masjid yang masih merupakan wilayah suci dari najis. Jangan dibayangkan hanya sedikit, ada ribuan orang yang sholat di pelataran masjid setiap eaktu sholat, lima kali sehari.  =)

Setelah melaksanakan sholat shubuh berjama’ah, kami meneruskan rukun umroh berikutnya, yaitu thawaf dan sa’i. Suasana thawaf pagi itu ramai sekali disebabkan oleh tahwaf wada (thawaf perpisahan) yang dilakukan oleh jama’ah haji gelombang dua. Jama’ah haji gelombang dua akan bertolak ke Madinah pasca melakukan thawaf wada. Sedangkan jam’aah haji  gelombang pertama tetap di Kota Mekkah sampai jadwal kepulangan masing-masing. Sangking penuhnya, botol minum saya yang biasa saya isi air zam-zam dan ikut saya bawa thowaf di tas hilang karena berdesak-desakan. (Bye-bye ijo.. =( ).

Setelah selesai menyelesaikan semua rukun, kami sholat dhuha, kemudian menuju bus putih khusus jamaa’ah haji yang sudah tersedia di halte Masjidil Haram. Halte yang berada di bwaha tanah tersebut berisi ratusan bus yang siap mengantar seluruh jama’ah dari berbagai kebangsaan dan warna kulit menuju terminal pergantian bus. Di terminal pergantian bus atau terminal center, jama’ah akan menuju bus dari masing-masing negaranya dan akan mengantarkan mereka kembali menuju maktab masing-masing.

CIMG1797

Wallohualam Bishowab 

Mekkah Al – Mukaromah, 13 November 2011

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s