Menikmati Kota Mina #21

Posted: November 3, 2013 in Perjalanan Haji 2011
Tags: , , ,

CIMG1705KBIH kami mengambil Nafar Tsani, sehingga kami disini selama 3 hari.  Jumroh hari kedua ini dilakukan pada 3 tempat jumroh, yaitu Aqobah, Wustha, dan Ula.  Sama seperti jumroh sebelumnya, melemparkan 7 kerikil pada masing-masing tempat jumroh. Jangan lupa untuk mengucapkan doa sebleum melempar jumroh (doa bisa dilihat di posting sebelumnya).


CIMG1737Di sela-sela kegiatan lempar jumroh, selain beristirahat, disini kita juga bisa wisata kuliner. Di sini ada banyak makanan khas Timur Tengah yang bisa dicicipi. Sekedar infromasi, makanan yang disediakan dari pemerintah Arab Saudi untuk jama’ah haji Indonesia sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Meski ngga terlalu enak, ya harus tetap bersabar. Jumlah porsi di hari pertama buanyaakkk. Kemudian ada evaluasi dari panitia karena banyak sekali makanan sisa. Akhirnya pada hari-hari berikutnya sudah mulai dikurangi porsinya. Makanan khas yang sering dijumpai yaitu,  Samosa. Selain itu, yang ramai dikunjungi juga ice cream dan yoghurtnya. Enaknya pake banget deh, entah ya itu apa pakai susu unta mungkin buatnya… *ngaco😀

CIMG1729Selain makanan, ada juga yang menjual perhiasan imitasi, Al-quran segala ukuran, buku-buku yang berisi foto-foto tempat-tempat penting di Mekkah dan Madinah, tasbih, jam tangan, dan masih banyak lagi.  Jadi buat yang konsumtif karena ngga terlalu banyak kesibukan di Mina, mereka akan mengisi aktifitas dengan berbelanja. Lama-lama juga kan bosan kalo uangnya habis…  ;D

CIMG1750Selain yang enak-enak, yang tidak enak pun harus juga dinikmati. Salah satunya adalah masalah kebersihan. Kita harus menyadari, memaklumi dan bersabar bahwa yang diundang menjadi tamu Allah tidak semuanya adalah orang yang well educated. Belum bisa memakai barang atau alat yang mungkin tidak familiar padahal alat-alat tersebut berguna untuk membantu dalam menjaga kebersihan. Terutama di toilet. Toilet yang bersih adalah toilet yang kering. Lantai tidak seharusnya basah. Tidak semua orang bisa menggunakan WC dengan benar. Yah jadi begitulah.  Tidak semua orang juga memiliki kesadaran untuk membuang sampah di tempat sampah sehingga di depan tenda, yang notabenenya adalah seharusnya menjadi jalan umum, penuh dengan sampah. Sungguh ironis. Bukankan kebersihan adalah sebagian dari iman? Meski agak jauh dari tenda/kemah ya sudah seharusnya kita tetap mengusahakan untuk membuang sampah pada tempatnya. Semoga akan ada perbaikan sistem di tahun-tahun berikutnya sehingga kebersihan menjadi sesuatu yang bukan menjadi masalah dan mengurangi rasa ketidaknyamanan jama’ah haji.

Mari bersama-sama memulai dari diri sendiri untuk terus berusaha menjadi lebih baik dalam segala hal. =)

Mina, 8 November 2011

======================================================================

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s