Indahnya Ukhuwah Islamiyah #7

Posted: June 19, 2012 in Perjalanan Haji 2011
Tags: , ,

ImageHari ini seperti biasa, setelah sholat ashar kami langsung menanti sholat maghrib di masjid tanpa pulang terlebih dahulu ke hotel. Sembari menunggu biasanya macama-macam kegiatan yang kami lakukan antara lain, tilawah Al-Quran, baca buku, mengobrol, tidur, ke toilet, dll. Maghrib di Madinah sekitar pukul 5.20, hampir sama dengan di Indonesia. Tiba-tiba sekitar pukul 5, wudhu saya batal. Otomatis saya harus keluar masjid dan pergi ke tempat wudhu yang lokasinya ada di bawah Masjid Nabawi. Padahal. [ukul 5 biasanya masjid sudah penuh oleh jemaah yang akan menunaikan sholat Maghrib. Hal yang saya kurang suka adalah karena saya harus melangkahi banyak orang dan menginjak-injak sajadah mereka._

Saat mau keluar masjid, di pintu terdapat gerombolan jamaah yang baru datang, sesak sekali. Akhirnya setelah berhasil keluar saya langsung terburu-buru ke lantai bawah untuk segera berwudhu (pintu keluar masjid dan pintu masuk masjid adalah sama sehingga jangan heran jika arus antara orang yang masuk dan keluar dapat menyebabkan tabrakan yang cukup signifikan). Tempat wudhu di Masjid Nabawi terdiri dari 3 lantai (-1,-2,-3). Untuk ke lantai -1 terdapat tangga dan eskalator. sedangkan untuk ke lantai -2 dan -3 hanya tersedia eskalator. Tempat yang saya sukai adalah di lanati 3 karena suasananya sepi, tenang, bersih (jarang ada yang mau ke sini). dan kita bisa dengan khusyuk berwudhu.Namun sore itu tempat wudhu di lantai 3 di tutup sehingga saya harus antri berwudhu di lantai 2.

Setelah selesai wudhu dan naik eskalator, ternyata adzan maghrib berkumandang. Saya bergegas menuju masjid dan ke tempat mukena dan sajadah saya berada. Ternyata saat masuk ke dalam, penuh sekali dan shaff saya ada di depan. Belum sampai ke depan ternyata sudah iqomat dan saya tiba-tiba di tarik oleh seorang nenek berkebangsaan Maroko untuk sholat di sebelah beliau.

Akhirnya tanpa menggunakan mukena saya sholat di samping nenek tersebut. Setelah selesai sholat saya sedikit berbincang dengan nenek tersebut dan syukurlah beliau bisa berbahasa Inggris🙂. Setelah itu kami bersalaman. Setelah itu nenek tersebut memluk saya dan berbicara dengan bahasa yang saya tidak mengerti, tapi saya tersenyum dan nenek tersebut tersenyum pula. Begitulah indahnya ukhuwah islamiyah. Tanpa membeda-bedakan warna kulit, ras, bahasa, bangsa, ketika saling membutuhkan, tanpa banyak berpikir panjang, saling memberikan pertolongan. Seandainya nenek tersebut egois, mungkin saya tidak akan diberi space untuk sholat karena pasti akan membuatnya kesempitan dan saya tidak akan memperoleh pahala sholat Arba’in karena pahala sholat Arba’in hanya dapat diperoleh jika sesorang melakukan sholat 5 waktu selama 8 hari di Masjid Nabawi tanpa sela atau tanpa ada yang terlewat.

Subhanallah…terima kasih eyang putri…even I dont know what your name is.. semoga Allah memberikan kemambruran dan barokah di ibadah Haji yang engkau laksanakan…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s