SKS? Sah-sah saja…. #5

Posted: April 25, 2011 in Journey of My Life
Tags: , , ,

Hm,sepertinya buat mahasiswa yang kuliah, kata SKS merupakan kata yang biasa didengar. Dengan beragam singkatan tentunya. Ada yang mengatakan SKS adalah kepanjangan dari sistem kredit semester, adapula sebagai sistem kebut semalam dan tentu saja kali ini saya akan membahas singkatan yang kedua.

Sistem Kebut Semalam meruapakan suatu sistem belajar dimana seluruh pelajaran yang diperoleh dalam jangka waktu tertentu dilahap dalam waktu semalam. Pertanyaanya sekarang, apakah mungkin materi yang diujikan dalam UTS atau UAS yang jumlahnya sebanyak itu dihabiskan dalam waktu semalam. Jawabannya, mungkin saja🙂. Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana caranya?

Ada beberapa trik yang digunakan teman-teman mahasiswa terutama yang juga aktif berorganisasi maupun yang bekerja part time dalam menggunakan SKS ini dalam kehidupan ujiannya. Mari kita lihat, apakah kawan-kawan termasuk salah satu di dalamnya😉

Pertama, menggunakan metode mind mapping. Hal ini baru teringat oleh saya setelah kemarin saya menginap di rumah sepupu saya yang kebetulan aktivis dan sekarang sedang menjalani UTS. Mind mapping merupakan suatu cara menghafal cepat dengan memetakan materi-materi yang akan dipelajari. Cara ini memudahkan setiap orang yang berkewajiban menghafal banyak, seperti di fakultas kedokteran atau fakultas lain yang sebagian besar materi kuliahnya merupakan hafalan mati atau jawablannya plek. Namun, yang perlu digaris bawahi di sini adalah pembuatan mind mapping bukan dilakukan saat malam dimana besoknya ujian berlangsung, namun pasca kuliah setiap topik di tiap harinya. Sehingga selain mereview materi kuliah hari itu, juga mengecek seberapa banyak materi yang diserap. Mind mapping juga memiliki kelebihan jika dalam penulisannya menggunakan warna-warni atau gambar-gambar unik sehingga memudahkan dalam menghafal. Otomatis saat H minus satu hari ujian, kawan-kawan tinggal membuka mind map dan menghafalkan sambil bernyanyi (loh?).

Kedua, review harian. Beberapa orang merasa ribet jika harus menggambar atau menulis rangkuman dari topik yang dipejari saat kuliah hari ini (atau mungkin tulisannya maupun gambarnya jelek sehingga ketika mind map jadi dia malah bingung sendiri?😉 ). Maka cara yang agak sedikit meringankan adalah dengan membaca materi tersebut hari itu juga beberapa saat setelah kuliah usai. Selain masih fresh, beberapa hal yang tidak dimengerti dapat langsung di browsing di internet, ditanyakan ke dosen, atau ke teman-teman, siapa tahu teman-teman ada yang mencatat lebih lengkap atau mengerti hal yang tidak dimengerti tersebut. Sehingga pada H minus satu ujian, tinggal menghafal ulang karena sudah menghafal atau memahami materi tersebut saat dahulu kala.

Ketiga, micro note. Penulis pernah mengalami pengalaman ini dimana pada satu mata kuliah tertentu tidak mungkin dihafalkan dalam sehari pasca kuliah materi tersebut diperoleh. Padahal materi tersebut termasuk memiliki SKS yang besar dan signifikan untuk keberlangsungan IP semester😉 maka yang bisa dilakukan adalah belajar dimana saja. Bagaimana caranya?  Penulis membuat handout yang berkolom-kolom itu menjadi micro note. Caranya, print lah power point menjadi handout yang dalam tiap lembarnya berisi 6 atau 8 kolom. Kemudian digunting dan dijilid. Alhasil, kemana-mana penulis membaca micro note nya. Kalau ingin lebih tipis, buat saja bolak-balik😉 . Sehingga H minus satu ujian, tinggal membaca sekali saja semua materi dan semua materi sudah diluar kepala (hafal, bukan hilang karena ada di luar kepala loh ya🙂 ).

Keempat, diskusi kelompok mingguan. Kawan-kawan bisa saja SKS jika tiap minggunya kawan-kawan ngumpul dengan teman-teman yang memiliki hobi yang sama, yaitu diskusi materi-materi kuliah. Selain lebih mengasyikkan, diskusi kelompok juga membuka cakrawala mengenai hal-hal atau materi-materi yang membutuhkan tidak saja hafalan namun juga pemahaman. Diskusi akan sangat menarik dan berkesan jika dalam diskusi tersebut, muncul opini-opini menarik yang menimbulkan sensasi yang khas di otak. Sehingga saat H minus satu ujian, cukup menghafal beberapa hal yang memang lupa serta membaca beberapa catatan atau slide power point, ngga nyampe semalem semua materi akan habis dilahap karena sebagian besar yangs seharusnya dihafalkan sudah pernah nancep di kepala.

Kelima,Lagu-lagu kuliah (LLK). Buatlah lagu dari materi tersebut. Jadi, setelah selesai kuliah, sambil nunggu makanan diantarkan ke meja makan kawan-kawan saat dikantin, buatlah sebualh lagu untuk materi kuliah tersebut. Alhasil, yang ada di kepala teman-teman saat jalan-jalan menyusuir taman kampus, atau saat duduk bengong menunggu teman-teman yang belum hadir saat seharusnya rapat adalah menyanyikan lagu kuliah dari materi-materi tersebut. Dengan begitu jika lupa teman-teman hanya perlu membuka buku catatan lagu-lagu kuliah, dan itu juga dapat diterapkan saat ujian berlangsung (tapi nyanyi nya dalam hati pastinya🙂 )

Keenam, pake ilmu yang ada di kuliahan dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin ini hanya berlaku untuk beberapa materi yang aplikatif. Dengan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari atau mencoba mengait-ngaitkan materi tertentu dengan suatu fenomena kehidupan sehari-hari, otomatis teman-teman hanya perlu membaca beberapa hal yang dilupa saat H minus satu sebelum ujian, karena materi-materi tersebut nancep di kepala kawan-kawan dalam bentuk serial berseri.

Beberapa kawan mungkin berpikir apa mungkin bisa menghafal segitu banyak dalam sekali saja dan dengan jangka waktu semalam. Tentu saja bisa, jika hal diatas dilakukan berulang-ulang.  Asal menggunakan waktu dengan efektif dan menggunakan cara-cara yang menimbulkan sensasi khas seperti diatas. SKS bisa saja, namun dengan syarat, pelajaran itu sudah pernah diulang atau direview sebelumnya.

Note:

1. Jangan pernah menghafalkan semuanya 100% dalam waktu satu malam, karena dapat dipastikan tidak akan berhasil menghafal atau parahnya akan blank  seperti film Spongbob Square Pants yang ceritanya dia sudah belajar banyak hal tentang bagaimana mengubah restoran dengan super dalam waktu cepat untuk mengubah Krusty Crabs sebagai Restoran Bintang Lima, namun SpongeBob sendiri lupa akan namanya).

2. Jangan belajar berlebhan. Dr. Doug Rohrer, pemimpin riset dari University of South Florida dan Dr. Harold Pashler (University of California, San Diego, AS), meninjau beberapa studi tentang pengaruh pengaturan waktu terhadap kemampuan mempertahankan informasi baru. Dikatakan, orang-orang yang belajar satu topik secara berlebihan, semisal mengulang satu materi secara terus-menerus setelah menguasai materi tersebut dengan baik, memang berhasil mendapat nilai lebih baik ketika diuji seminggu kemudian. Tapi, jika diuji 4 minggu kemudian, nilai yang didapatkan tidak lebih baik dibanding orang-orang yang segera beralih ke topik lain setelah menguasai materi tersebut. Intinya belajar secara berlebihan, menurut Dr. Rohrer, tidak memberikan keuntungan yang berarti. 

Inti dari tulisan ini adalah untuk menyemangati adik-adik yang sedang UTS, bahwa selalu ada 1001 jalan untuk bisa memperoleh nilai bagus meskipun harus SKS   !  (syarat dan ketentuan berlaku)😉

Al-Insyirah: 5-6

“(5) So, verily, with every difficulty, there is relief (6) Verily, with every difficulty there is relief.”

Bahwa dari surat tersebut dijelaskan bahwa BERSAMA kesulitan ada kemudahan. Jadi, antara kesulitan dan kemudahan itu beriringan. Artinya, tidak ada hal yang sulit jika kita terus berusaha. Belajar keras, belajar cerdas, dan belajar ikhlas🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s