Diet Otak

Posted: October 28, 2010 in Nutrition and Health
Tags: , ,

Pasti pada bingung deh dengan judul di atas…hm..pastinya temen-temen lebih familiar dengan diet buat melangsingkan tubuh atau kalo lebih keren lagi diet untuk orang yang berpenyakit tertentu seperti diabetes, jantung koroner, pasca bedah, dll yang banyak sekali variasinya…

Pernahkah teman-teman berpikir bahwa apa yang masuk lewat mulut, melewati lambung dan dicerna serta diserap tubuh itu mempegaruhi kadar glukosa,kolesterol, dan berat badan dan terkait dengan kesehatan fisik? Pastinya.

Tahukah teman-teman bahwa makanan tidak hanya mempengaruhi berat badan, kadar glukosa dan kolesterol tetapi juga mood alias suasana hati?

Kemudian bagaimana dengan pertimbangan untuk sarapan dengan semangkuk oat (seperti yang sering saya sarankan ke sahabat-sahabat saya dan alhamdulillah banyak yang mempraktekannya hingga sekarang^_^)?

Nah,inilah alasan mengapa kita perlu menjalankan diet otak…

Banyak orang yang mengira bahwa mood dipengaruhi 100% oleh psikologis ….termasuk saya dahulu kala….^_^ Padahal sesungguhya mood juga dipengaruhi fisiologis. Karena itulah otak amat berperan.

Di dalam otak terdapat zat yang namanya neurotransmitter . Zat tersebut merupakan pembawa pesan biokimia otak yang mengontrol suasana hati, cita rasa, perilaku, dan hal yang bersifat psikologis lainnya. Kayak jasa transportasi gitu lho teman-teman..^_^

Kadar zat ini depengaruhi oleh berbagai faktor seperti genetik dan makanan. Komponen makanan menghasilkan 3 neurotransimtter,yaitu serotonin, dopamin, dan norefineprin.

Berdasarkan sebuah studi yang dilakoni periset dari Massachuset Institute of  Technology, makan ternyata dapat mengubah mood saat makanan tersebut mempengaruhi kadar neurotransmitter. Kongkretnya, meningkatnya kadar serotonin mengurangi kecemasan (ansietas) sehingga membuat Anda menjadi tenang. Begitu juga dengan bertambahnya kadar dopamin dan norepinefrin yang membuat kita lebih sigap.

Makanan seperti apakah itu?

Beberapa jenis makanan bisa membuat kadar serotonin meningkat dan berefek pada ketenangan seperti, alpukat, teh herbal, salmon, dan ikan Sarden. Ada pula Spaghetti yang karbohidratnya dapat memicu peningkatan seretonin. Segelas susu sebelum tidur efektif menenangkan pikiran.

Untuk meningkatkan konsentrasi cobalah mengkonsumsi makanan sumber protein seperti telur dan daging (yang mau ujian boleh dicoba…^_^) karena dapat meningkatkan kadar dopamin dan norefineprin.

Lalu makanan apa yang membuat kita senang?

Sepotong kue yang penuh dengan taburan coklat layak dicoba. Sebab hal tersebut membuat ingatan yang menyenangkan..(misal, pas ngumpul ma temen2 n cerita2 seru bukan gosip lho ^_^) karena sebagian besar makanan yang mengandung gula dapat menstimulasi aktivitas otak. Makanan yang mengandung triptofan juga dapat merangsang serotonin lho…

Jangan Sampa Berlebihan!!!

Namun kawan..walaupun sifatnya menyenangkan tetap tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan ya…Berikut tips nya:

1. Selalu jalankan prinsip diet seimbang.  Tidak ada makanan yang bersifat buruk <kecuali yang haram buat agama tertentu>, tetapi orang rata-rata menjalankan diet yang buruk. Oleh karena itu, diet seimbang dengan makanan yang bervariasi adalah yang paling ideal.

2. Jangan lewatkan sarapan (baca artikel tentang sarapan di sini). Ketik berbicara tentang makanan dan mood, maka yang harus diperhatikan adalah kadar gula. Glukosa merupakan bahan bakar otak. Kekurangan glukosa membuat mood menjadi terganggu. Maka, ketika siang dan lewat jam makanmood kita mulai jelek berarti sudah waktunya kita mengisi perut teman-teman…^_^

3. Jangan diet karena iseng-iseng karena akan membuat kadar karbohidrat turun. Rendahnya karbohidrat membuat mood gampang sekali berubah.

4. Penuhi gula dalam jumlah moderat. Meskipun kadar gula dapat meningkatkan kadar seretonin dengan cepat, namun ketika naiknya glukosa sangat cepat justru dapat berdampak jelek. Akibatnya,bad mood.

Maka, ketika suatu saat teman-teman merencanakan diet, jangan hanya berpkir apa yang akan jadi bahan bakar bagi tubuh untuk beraktivitas sehari-hari, tetapi juga berpikir bagaimana memberi nutrisi pada suasana hati. Semoga bermanfaat. ^_^

sumber ide: Health Today

Makanan dan Mood yang dihasilkan

Makanan Mood Mekanisme
Asparagus Mengurangi kecemasan Kaya akan asam folat sebagai bahan utama produksi seretonin
Pisang Mengurangi kecemasan Kandungan karbohidrat meningkatkan produksi serotonin
Ayam, seafood,  daging merah Meningkatkan konsentrasi Kaya protein yang membantu produksi dopamine dan norefineprin
Cokelat Meningkatkan rasa bahagia Gula yang dikandung cokelat membantu produksi serotonin, feniletilmine membantu pelepasan endorfin.
Durian Mengurangi kecemasan Mengandung triptofan dalam produksi serotonin
Telur, Keju Meningkatkan konsentrasi Kaya protein sebagai bahan dasar produksi dopamine dan norefieprin.
Ikan Salmon Mengurangi kecemasan dan depresi. Kaya akan asam lemak omega 3 yang memproduksi seretonin.
Comments
  1. aryu says:

    bagus postingannya… btw,salam kenal y Mbak Ummu Ditya… senang mampir di blog ini🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s