Acceptance & Commitment Therapy

Posted: August 1, 2010 in Happiness Course
Tags: , , ,

Ni benernya lanjutan dari topik sebelumnya, setelah kita memaafkan kemudian kita menerima keadaan kita yang sekarang dan berkomitmen untuk go ahead.

Kata kunci nya… : Get out of  your mind and into your life. It means, how to stop struggling and start living.

Check this out:

Matematika pikiran –>

Tiap hari ada 60.000 lintasan pikiran

95% adalah pikiran yang sama dengan yang kita pikirkan kemarin, kemarin dulu, dan kemarinnya lagi.

80% pikiran ini adalah pikiran negatif

(Daniel Amen, Automatic Negative Thoughts)

-Your map is not yout territory-

Map itu bukan kenyataan, tergantung ama isi kepala mau digambarin apa –>gak semua yang lo pikir itu bener! Misal map kota Malang yang isinya tentang wisata kuliner yah otomatis akan tergambar tempat2 makan yang mak nyus, trus klo map kota Malang yang isinya tentang pendidikan yah otomatis isinya sekolah-sekolah plus universitas yang ada di kota Malang. Jadi kamu yang sebenernya mengendalikan pikiranmu mau tergambar apa kepalamu, kebaikan, keburukan, kesedihan, kebahagiaan, dan itu yang akan mempengaruhi presepsi mu terhadap kehidupan.l

Physchological flexibility terdiri atas:

1.  Values

2.  Commited action

3. Contact with  the present moment

4.  Self as context

5.  Defusion

6.  Acceptance

Mungkin bahasan di atas gak akan bisa dijelasin satu-satu karena bisa bejibun, jadi ditelen dulu ya kawan,,,,

Sekarang kita mulai dengan ACT  question:

1. Aktifkan diri kita untuk menjadi observer (kalo yang dah biasa muhasabah alias evaluasi malam terhadap apa yang dia lakuin seharian ini saat sebelum tidur, pasti gampang banget ni ngejalaninya =D )

2.  Setelah kita mengobservasi diri kita, kita jadi tau diri kita sekarang dan posisi perasaan kita sekarang  pertanyaan ACT nya begini :”Apakah Anda mau menerima persaan ini tanpa melawan?”

3. Kemudian lebih dalam lagi kita melihat diri kita dan tanyakan lagi pada diri kita “benarkah demikian?” –> sebagaimana adanya bukan sebagaimana pikiran kita mengatakannya.

4. Kemudian pilihlah nilai dan tujuan hidup Anda

5. Berbuatlah sesuai jalur yang ada.

6. Anggaplah jalur tersebut benar.

7. Fokuslah pada situasi sekarang–>balikkin pikiran lo ke sekarang bukan pada saat kemaren atau saat yang akan datang alias Focus now!

Nah ada lagi yang namanya mind illusion, yang terdiri dari 3 jenis:

1. Generalisasi –> jadi seolah -olah semuanya tuh sama, biasa terjadi saat trauma terhadap sesuatu.

2. Delusi –> filter mental <lupa ni apa ya penjelasaanya cari ndri ya..>

3. Distorsi –> contohnya  mind reading.

Di ACT kita mengenal 2 jenis manusia dalam memecahkan masalah atau problem hidup

1. Fight strategies

-Dia mencoba untuk supresion terhadap dirinya. Ada yang melakukannya dengan berkata “Aku nggak sedih…”<padahal sedih..=D>.

-Dia mencoba arguing protesting reality. Jadi dia anggap kenyataan yang ada tuh biasa aja…<padahal di dalamnya tercabik-cabik n kagak terima, tapi cuma dia dan internal dirinya yang tau>

-Taking Charge. Jadi dia melawan kesedihan dirinya dengan senum. Kalo ketemu orang senyum…semakin banyak senyum semakin bahagia dirinya…

-Self bullying. Jadi dia marah2 dan berkata kotor ke dirinya sendiri atau ke orang lain ex: Idiot, loser, dll

2.  Flight strategies

-Hiding/escaping. Dia menghindari hal2 yang mencoba menyakitinya. Tidak datang rapat, tidak ketemu orang yang bisa nyakitin, atau tidak yang lainnya. Intinya, menghindar.

-Distraction. Dia mengalihkan dirinya dengan sesuatu misalnya koran. Dengan baca koran dia jad lupa akan problem2nya.

-Zoning out/numbing. Ni gawat banget, mereka2 ni menghilangkan atau menyelesaikan masalah dengan ngerokok, ngopi <minum kopi buka  nge-foto copy ^.^>, nge drug<narkoba an>

Letting go the solving problem

1.Fusion

–> Thoughts are reality, thoughts are the truth

–>I am having the thought that….”Saya memiliki pikiran bahwa….”

–>Naming your story, thanking your mind …”thank you mind…thanks for sharing….”

2. Defusion

–>Pikiran berupa suara, kata2,cerita itu bisa bener bisa salah tapi intinya jangan langsung percaya dengan pikiran  yang muncul.

–>Pikiran mungkin penting mungkin tidak , kita menaruh perhatian jika pikiran kita tuh helpfull bukan yang useless <garbage in garbge out, jadi hati2 banget memasukkan sesuatu ke kepala>

The meaning of Acceptance

-Never give

-Buka diri selebar-lebarnya bahwa ini kenyataan <focus now kayak tulisan sebelumnya>

-Stop struggling with unpleasant thougts and feeling.

-You stop wasting your energy and trying to avoid or get rid of them

Follow your heart and find meaning <sense of purpose> because together has power so don’t run alone ^_^

The last but not the least

Kebahagiaan adalah saat kita bisa membahagiaakan orang lain….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s