— Pada 700 tahun yang pertama, tepatnya pada abad ke-7 negeri ini pernah jaya. Kita mengenalnya sebagai Sriwijaya.
— Dan 700 tahun pun berlalu. Pada 700 tahun yang kedua, tepatnya pada abad ke-14, negeri ini kembali jaya. Kita mengenalnya sebagai Majapahit.
— Dan 700 tahun pun berlalu. Sekarang, pada 700 tahun yang ketiga, tepatnya pada abad ke-21, semestinya negeri ini kembali jaya. Kita terlanjur mengenalnya sebagai Indonesia.
Sungguh, siklus jaya 700 tahun ini amat kami yakini. Itu pula yang spiritualis Ary Ginanjar yakini. Bahkan motivator Malaysia, Billi Lim, terang-terangan menegaskan kepada kami bahwa bintang Asia berikutnya adalah Indonesia. Bukan China! Bukan India! Bukan pula Malaysia –negerinya Billi Lim! Salah satu alasannya, krisis ekonomi yang tiada henti dan bencana alam yang silih berganti telah menempa stamina kita. Bagaimana menurut Anda?
Semangat Ramadhan! Semangat kemerdekaan!







agungfirmansyah
agungfirmansyah.wordpress.com
ilalang.al.haidar@gmail.com
125.161.155.23
2010/05/05 at 12:37 pm
Aba ke-7, Sriwijaya menguasai Nusantara. Pada umur 70 tahun, Sriwijaya mulai runtuh.
Abad ke-14, Majapahit menguasai Nusantara. Pada umur 70 tahun, Majapahit mulai ompong.
Abad ke-21, Nusantara menjelma menjadi Indonesia. Sekarang umurnya hampir 70 tahun. Apa yang terjadi?
favian
ikhwan_h17f@yahoo.co.uk
118.96.227.201
2010/06/25 at 5:53 pm
wow…baru sadar…
kalo pemerintah korup kayak gini… kalo mahasiswa aja belum dewasa… kalo banyak anak kelaparan dan kurang gizi… kalo masyarakat masih banyak yg tidak peduli lingkungan… kalo dana riset masih terbatas… kalo pendidikan masih mahal… kalo artis yg gak bener di-idolakan… kalo akses informasi masih dikuasai kaum materealis… kalau apa lagi ya…
dan kalau-kalau lainnya…
kayaknya jalan maaaaassssiiiiiihhhhhhh ppaaaaaannnnnjjjjjaaaaaannnnggggg……………..
ummuditya
amelryo.multiply.com
mimilanmintuna@gmail.com
202.70.58.239
2010/06/25 at 8:54 pm
@ agung firmansyah
Iya kak, bener banget…ni dah hampir 70 tahun dan kita bisa lihat sendiri lah….bangsa kita..tapi tenang…setelah titik yang terendah artinya akan ada titik yang tertinggi dan pada saat itu kita (pemuda) yang sekarang umurnya 20an sudah direncanakan akan menjadi pembangun bangsa ini. Jadi siap2 saja kak, sapa tau Anda salah satunya .Bukankah manusia yang terbaik adalah yang bermanfaat untuk orang lain…hehehe..
@ Favian
Nah nyambung tuh kak ama comment ku buat kak agung. Ni saatnya kita mempersiapkan kejayaan kita dengan mencari bekal sebanyak-banyaknya agar kelak pada waktunya kita dapat menjadi yang terbaik, dan memberi kontribusi terbaik buat lingkungan kita…Semoga kita menjadi bagian dari barisan itu. Barisan yang mengubah negri ini menjadi lebih baik dan bukan hanya sekedar menonton, mencemooh, atau komentar. Bukankah menyalakan sebatang lilin lebih baik daripada mengutuk PLN saat mati lampu alias gelap…hehehe…
MAAF…halaman ini saya pindah dari page ke post…termasuk komen2 nya..=D